Syair Para Sufi,ungkapan Cinta Para sufi,puisi Sufisme

Sunday

Aku mendengar dan terpikat; ruhku bergegas untuk merengkuh dekapan penerimaan Cinta, karena suara itu begitu manis.

*fana ul fana*

Duh, penganugerah bagi si pemegang karunia, Terhadap diri-Mu dan diriku begitu aku terpada, Kau buat begitu dekat diriku dengan-Mu, sehingga, Kau adalah aku, begitu kukira, Kini dalam wujud diriku menjadi sirna, Dengan-Mu aku kau buat menjadi fana
by: Al-Hallaj

*kurasa kehadiran-MU*

Kini kutahu, Tuhan — Siapa Bersemayam dalam hatiku Dalam rahsia, jauh daripada dunia Lidahku bercakap dengan-Nya yang kupuja Melalui sebuah jalan Kami mendekat rapat Terpisah jauh daripada-Nya Berat siksa yang mendera jiwa Walau Kau sembunyikan wajah-Mu Jauh daripada pandangan mataku Dalam cinta kurasa kehadiran-Mu Yang mesra dalam hatiku Dalam bencana mengerikan Tak kusesali seksa yang mencabik jiwa Hanya Kau saja Tuhan yang kurindu Bukan kurnia atau tangan pemurah-Mu Apabila seluruh dunia Kau berikan kepadaku Atau sorga sebagai pahala Aku berdoa supaya seluruh kekayaanku Tak berharga dibanding melihat wajah-Mu
[Junaid al-Baghdadi]

*ungkapan hati

Aku yang kucinta
Dan yang kucinta Aku pula
Kami dua jiwa padu jadi Satu
Dan jika kau lihat aku
Tampak pula Dia dalam pandanganmu
Dan jika kau lihat Dia
Kami, dalam pandanganmu tampak nyata
Kau antara kalbu dan denyutku,
berlalu Bagaikan air mata menetes dari kelopakku
Bisik-Mu pun tinggal dalam relung hatiku
Bagai ruh yang hulul dalam tubuh jadi satu
Maha suci Dzat yang menyatakan nasut-nya
Dengan lahut-nya , yang cerlang seiring bersama
Lalu dalam mahluk-Nya pun tampak nyata
Bagai si peminum serta si pemakan tampak sosok-Nya
Hingga semua mahluk-Nya melihat-Nya
Bagai bertemunya dua kelopak mata
makrifat billahi

Tahukah kalian nama tanpa yang diberi nama Pernahkan kalian petik mawar dari m-w-r semata Kalian beri ia nama, carilah realitas yang diberi nama Jangan lihat bulan di air, carilah bulan di langit sana Andaikan dari nama dan huruf kalian ingin mengatasi Dari egoisme hendaklah kalian hindarkan diri Dari semua tabiat jiwa bersihkan diri kalian Wujud nurani kalian niscaya terlihat Memang Nabi dalam kalbu kalian niscaya tertampakkan Tanpa guru dan penuntun pun tidak diperlukan Dari Dualisme kutukar diri dan kulihat alam hanya satu Dari Yang Satu kucari, dengan Yang Satu kutahu Kepada Yang Satu kulihat, dan untuk Yang Satu kuseru Oleh Piala Cinta kumabuk dan alam pun fana sari pemahamanku Menikmati minuman dan berbincang dengan-Nya itulah kesibukanku
(JALALUDDIN AR-RUMI)
Comments
0 Comments

0 comments:




(HAPPY BLOGGING)

Next Prev Home
*

traffic

Kembali ke ATAS