kurasakan kehadiranmu

Sunday

Puisi sufisme Junaid al-Baghdadi

Junaid al-Baghdadi
puisi cinta sufisme,puisi islami,puisi para sufi


Kini kutahu, Tuhan
Siapa Bersemayam dalam hatiku Dalam rahsia,
jauh daripada dunia
Lidahku bercakap dengan-Nya
yang kupuja Melalui sebuah jalan
Kami mendekat rapat
Terpisah jauh daripada-Nya

Berat siksa yang mendera jiwa
Walau Kau sembunyikan wajah-Mu
Jauh daripada pandangan mataku
Dalam cinta kurasa kehadiran-Mu
Yang mesra dalam hatiku

Dalam bencana mengerikan
Tak kusesali siksa yang mencabik jiwa
Hanya Kau saja Tuhan yang kurindu
Bukan kurnia atau tangan pemurah-Mu

Apabila seluruh dunia Kau berikan kepadaku
Atau surga sebagai pahala
Aku berdoa supaya seluruh kekayaanku
Tak berharga dibanding melihat wajah-Mu

karya :Junaid al-Baghdadi
Read More >>

PUISI SUFISME KARYA "JALALUDIN RUMI"

Saturday




APABILA TUHAN MEMBUKAKAN BAGIMU JALAN UNTUK MAKRIFAT, MAKA JANGAN HIRAUKAN TENTANG AMALMU YANG MASIH SEDIKIT KERANA ALLAH S.W.T TIDAK MEMBUKA JALAN TADI MELAINKAN DIA BERKEHENDAK MEMPERKENALKAN DIRI-NYA KEPADA KAMU.

ALQUR'AN TERSURAT DAN TERSIRAT
Janganlah hanya faham sebatas arti kata-kata yang tertulis dalam Al-Quran kerna dibalik yang tertulis terdapat arti yang tersembunyi di balik arti lapis kedua ada lagi arti baru, yang menyilaukan fikiran dan pandangan.
Arti keempat, kecuali rasul, tak ada yang pernah memahami kebesaran Tuhan, yang tiada tanding dalam Keghaiban, hitunglah arti tersembunyi itu sampai tujuh. kisah bermakna yang mengagumkan dari langit.
Wahai kawan, janganlah hanya memandang jilid Al-Quran. Bagi setan, manusia hanyalah sepotong daging. Bagaikan manusialah Al-Quran itu.Bentuk lahir diluar dengan ruh tersembunyi didalamnya.

~JALALUDIN RUMI~

SATRIOEDAN  berkata:tentang maha karya "jalaludin rumi" dari syair diatas dari kata-kata ~Janganlah hanya faham sebatas arti kata-kata yang tertulis dalam Al-Quran ~dalam tingkatan islam ada 4 .syariat,tariqat,hakikat,makrifat. Dan ke4 itu di golongkan menjadi 2 bagian yaitu:
    • syariat dan thoriqot }lahir
    • hakikat dan makrifat}batin.

    • kalau kita memahami makna ALQUR'AN dari segi makna lahirnya saja tanpa ada rasa keinginan untuk mencari arti di balik arti yang tertulis. maka kita adalah termasuk kategori orang yang dimaksud dalam puisinya jalaludin rumi diatas,yaitu mengerti sebatas makna lahir saja.tak kan pernah tau dari sisi makna tersembunyinya. Sedangkan alqur'an disetiap ayat ayat sucinya menyimpan makna yang tersembunyi di balik makna yang tertulis.jika ingin tau makna yang tersembunyi berfikir dan fahamilah dari makna lahirnya.maka pasti akan terbuka makna yang tersembunyi.
      pemahaman,pengamalan,penerapan perintah tuhan secara bathin dengan "MENAFIKAN" sifat kita sebagai manusia,dan "MENGISBATKAN"semua adalah AF'ALULLOH. bahwa apa yang wujud didunia itu adalah tampilannya "LAMAUJUDAN ILLALLOH"
      itulah hakikatnya yang di maksud dengan makna yang tersembunyi, Misalnya jika kita ingin tau isi di balik kotak yang terkunci jalan satu2nya adalah mencari kuncinya,membuka kotaknya maka kita pasti akan tau apa yang ada di dalam kotak itu.
      Itulah salah satu contoh yang simpel. Dari petikan puisi di atas
      Komen Ala:satrio edan.

      TIPU DAYA DUNIA
      Dunia memiliki awan dan hujan yang tersembunyi, tetapi dalam jenis yang berbeda. Langit dan cahaya mataharinya, juga berbeda. Ini nampak nyata, hanya untuk orang yang berbudi halus – mereka yang tidak tertipu oleh kesempurnaan dunia yang semu.

      ALASAN DUNIA DI CIPTAKAN
      Alasan dunia ini diciptakan adalah untuk mengungkapkan apa yang harus diketahui. Dia menciptakan apa yang diketahuiNya tanpa kelahiran dan rasa sakit, engkau tidak dapat bermalas-malasan barang sekejap, sampai engkau bisa memukan hakikat dari dirimu. Perjuangan dan kerja yang kau lakukan dengan tekun adalah jalan menuju pengungkapan hakikat diri. Tubuhmu adalah poros yang terus berputar, Karena otakmu terus menarik benang. Kedua dunia berada dalam peristiwa kelahiran dan rasa sakitnya sang ibu di sebabkan kelahiran. Sebabnya adalah ibu, akibatnya adalah anak. Turun temurun manuisa mengulanginya, Hanya mata yang dicerahkan melihat rantai peristiwa ini.

      ~ Jalaluddin Rumi~
Read More >>

Syair syufi Jalaludin Rumi,"hati Adalah Cermin"



"HATI ADALAH CERMIN"

Setiap orang melihat Yang Tak Terlihat dalam persemayaman hatinya. Dan penglihatan itu bergantung pada seberapakah ia menggosok hati tersebut. Bagi siapa yang menggosoknya hingga kilap, maka bentuk-bentuk Yang Tak Terlihat semakin nyata baginya.

Di manapun, jalan untuk mencapai kesucian hati ialah melalui kerendahan hati. Maka dia akan sampai pada jawaban “Ya” dalam pertanyaan Bukankah Aku Tuhanmu?

Seperti bentuk dalam sebuah cermin, kuikuti Wajah itu. Tuhan menampakkan dan menyembunyikan sifat-sifat- Nya. Tatkala Tuhan tertawa, maka akupun tertawa. Dan manakala Tuhan gelisah, maka gelisahlah aku. Maka katakana tentang Diri-Mu, ya Tuhan. Agar segala makna terpahami, sebab mutiara-mutiara makna yang telah aku rentangkan di atas kalung pembicaraan berasal dari lautanmu.

Tuhan berada dimana-mana. Ia juga hadir dalam tiap gerak. Namun Tuhan tidak bisa ditunjuk dengan ini dan itu. Sebab wajah-Nya terpantul dalam keseluruhan ruang. Walaupun sebenarnya Tuhan itu mengatasi ruang. Lihatlah yang Terdalam Jangan kau seperti iblis, Hanya melihat air dan lumpur ketika memandang Adam. Lihatlah di balik lumpur, Beratus-ratus ribu taman yang indah! Keterasingan di Dunia.

Mengapa hati begitu terasing dalam dua dunia? Itu disebabkan Tuhan Yang Tanpa Ruang, Kita lemparkan menjadi terbatasi ruang.

Jika saja bukan karena keridhaan-Mu, Apa yang dapat dilakukan oleh manusia yang seperti debu ini tanpa cinta- Mu.

Kebenaran sepenuhnya bersemayam di dalam hakekat, Tapi orang dungu mencarinya di dalam kenampakan.

Apapun yang kau dengar dan katakan (tentang Cinta), Itu semua hanyalah kulit. Sebab, inti dari Cinta adalah sebuah rahasia yang tak terungkapkan.

Bila tak kunyatakan keindahan-Mu dalam kata, Kusimpan kasih-Mu dalam dada. Bila kucium harum mawar tanpa cinta-Mu, Segera saja bagai duri bakarlah aku. Meskipun aku diam tenang bagai ikan, Tapi aku gelisah pula bagai ombak dalam lautan Kau yang telah menutup rapat bibirku, Tariklah misaiku ke dekat-Mu. Apakah maksud-Mu? Mana kutahu? Aku hanya tahu bahwa aku siap dalam iringan ini selalu. Kukunyah lagi mamahan kepedihan mengenangmu, Bagai unta memahah biak makanannya, Dan bagai unta yang geram mulutku berbusa. Meskipun aku tinggal tersembunyi dan tidak bicara, Di hadirat Kasih aku jelas dan nyata. Aku bagai benih di bawah tanah, Aku menanti tanda musim semi. Hingga tanpa nafasku sendiri aku dapat bernafas wangi, Dan tanpa kepalaku sendiri aku dapat membelai kepala lagi.
Read More >>

Syair Sufi "JALALUDIN RUMI"

Friday



Jika engkau bukan seorang pencinta, maka jangan pandang hidupmu adalah hidup. Sebab tanpa Cinta, segala perbuatan tidak akan dihitung pada Hari Perhitungan nanti. Setiap waktu yang berlalu tanpa Cinta, akan menjelma menjadi wajah yang memalukan dihadapanNya. Burung-burung Kesedaran telah turun dari langit dan terikat pada bumi sepanjang dua atau tiga hari. Mereka merupakan bintang-bintang di langit agama yang dikirim dari langit ke bumi. Demikian pentingnya Penyatuan dengan Allah dan betapa menderitanya Keterpisahan denganNya. Wahai angin, buatlah tarian ranting-ranting dalam zikir hari yang kau gerakkan dari Persatuan. Lihatlah pepohonan ini ! Semuanya gembira bagaikan sekumpulan kebahagiaan. Tetapi wahai bunga ungu, mengapakah engkau larut dalam kepedihan ? Sang lili berbisik pada kuncup : “Matamu yang menguncup akan segera mekar. Sebab engkau telah merasakan bagaimana Nikmatnya Kebaikan.” Di manapun, jalan untuk mencapai Kesucian Hati adalah melalui Kerendahan Hati. Hingga dia akan sampai pada jawaban “YA” dalam pertanyaan : “Bukankah Aku ini Rabbmu"

Saat bahagia ketika kita duduk di istana,
kau dan aku, Dengan dua bentuk dan dengan dua angka tetapi dengan satu jiwa,
engkau dan aku Bintang di langit akan datang untuk menatap atas kita,
Kami akan menunjukkan kepada mereka Bulan itu sendiri,
engkau dan aku Engkau dan aku, individu tidak lebih,
harus berbaur dalam ekstasi, Menyenangkan dan aman dari celoteh bodoh,
engkau dan aku Semua burung berbulu cerah-langit akan melahap hati mereka dengan iri .
Di tempat di mana kita akan tertawa sedemikian engkau. Ini adalah keajaiban terbesar, bahwa engkau dan aku, duduk di sini di sudut yang sama,
Apakah pada saat ini sejajar antara engkau dan aku Hati saya mengatakan itu tertekan dengan-Nya, tapi aku hanya bisa tertawa dengan berpura-pura cedera.

Menjadi adil, Andalah suatu Kemuliaan untuk Anda, Jiwa, bebas dari "kita" dan "Aku," roh halus dalam setiap pria dan wanita.

Ketika seorang pria dan seorang wanita menjadi satu, bahwa "satu" adalah Anda. Dan ketika salah satu yang dihancurkan, ada Anda.

Dimana ini "kami" dan ini "saya"? Di sisi Sang Kekasih. Anda membuat hal ini "kami" dan ini "saya" agar Anda bisa bermain permainan ini pacaran dengan Diri Sendiri, bahwa semua "Anda" dan "saya" mungkin menjadi satu jiwa dan akhirnya tenggelam dalam Kekasih.

Semua ini benar. Ayo! Anda yang adalah Firman Kreatif: Jadilah Anda, begitu jauh di luar deskripsi.

Apakah mungkin untuk mata jasmani untuk melihat Anda? Dapatkah Anda berpikir memahami tawa atau kesedihan? Katakan sekarang, bisa itu mungkin melihat Anda sama sekali? Seperti hati hanya meminjam hal-hala untuk tinggal bersama.

Taman cinta adalah hijau tanpa batas dan menghasilkan banyak buah selain kesedihan atau sukacita. Cinta adalah melampaui kondisi baik: tanpa musim semi, tanga musim gugur , tapi selalu segar.

puisi ungkapan cinta *jalaludin rumi*

Cinta mengubah kepahitan menjadi manis tanah dan tembaga menjadi emas yang keruh menjadi jernih si pesakitan menjadi sembuh penjara menjadi taman derita menjadi nikmat kekerasan menjadi kasih sayang

Cintalah yang telah melunakkan besi mencairkan batu membangkitkan yang mati meniupkan kehidupan pada jasad tak bernyawa mengangkat hamba menjadi sang majikan

Cinta bagaikan sayap dengannya manusia terbang di angkasa menggerakkan ikan menuju jala sang nelayan menghantar si kaya meraih bintang di langit ketujuh Cinta berjalan di gunung maka gunungpun bergoyang menari

Cinta itu kekayaan sejati takkan bersatu dengannya singgasana raja dan sultan siapa yang telah mencicipi takkan ada lagi anggur yang melebihi Cinta adalah raja diraja kekuasaan rajapun bersujud di hadapannya sultan dan khalifah menjadi budaknya

Cinta bagaikan penyakit tanpa obat setiap penderita meminta ditambahkan penderitaannya dengan suka cita mereka berharap kepedihan dan derita dilipatgandakan Takkan ada minuman di dunia yang manisnya melebihi racun ini Takkan ada lagi kesehatan di dunia yang lebih baik dari penyakit ini Cinta memanglah penyakit tetapi, penyakit yang menyembuhkan semua penyakit siapa saja yang pernah mengidapnya takkan pernah lagi menderita penyakit lain

Cinta adalah warisan Sang Adam sedangkan kecerdikan itu barang dagangan syetan tempat si cerdik dan bijaksana bersandar pada jiwa dan akalnya Cinta berarti penyerahan dri karena akal bagaikan seorang perenang yang terkadang sampai ke tepian sering juga tenggelam di tengah jalan Tak sebanding dengan Cinta ini ibarat bahtera Nuh yang terselamatkan

Tidak setiap kita berhak dicintai karena syarat dicintai adalah akhlak dan keutamaan namun ambil bagianmu sebagai pecinta dan nikmatillah Jika dirimu tidak menjadi yang dicintai, maka jadilah yang mencintai…

by:jalaludin rumi.
Read More >>

Syair Para Sufi,ungkapan Cinta Para sufi,puisi Sufisme

Sunday

Aku mendengar dan terpikat; ruhku bergegas untuk merengkuh dekapan penerimaan Cinta, karena suara itu begitu manis.

*fana ul fana*

Duh, penganugerah bagi si pemegang karunia, Terhadap diri-Mu dan diriku begitu aku terpada, Kau buat begitu dekat diriku dengan-Mu, sehingga, Kau adalah aku, begitu kukira, Kini dalam wujud diriku menjadi sirna, Dengan-Mu aku kau buat menjadi fana
by: Al-Hallaj

*kurasa kehadiran-MU*

Kini kutahu, Tuhan — Siapa Bersemayam dalam hatiku Dalam rahsia, jauh daripada dunia Lidahku bercakap dengan-Nya yang kupuja Melalui sebuah jalan Kami mendekat rapat Terpisah jauh daripada-Nya Berat siksa yang mendera jiwa Walau Kau sembunyikan wajah-Mu Jauh daripada pandangan mataku Dalam cinta kurasa kehadiran-Mu Yang mesra dalam hatiku Dalam bencana mengerikan Tak kusesali seksa yang mencabik jiwa Hanya Kau saja Tuhan yang kurindu Bukan kurnia atau tangan pemurah-Mu Apabila seluruh dunia Kau berikan kepadaku Atau sorga sebagai pahala Aku berdoa supaya seluruh kekayaanku Tak berharga dibanding melihat wajah-Mu
[Junaid al-Baghdadi]

*ungkapan hati

Aku yang kucinta
Dan yang kucinta Aku pula
Kami dua jiwa padu jadi Satu
Dan jika kau lihat aku
Tampak pula Dia dalam pandanganmu
Dan jika kau lihat Dia
Kami, dalam pandanganmu tampak nyata
Kau antara kalbu dan denyutku,
berlalu Bagaikan air mata menetes dari kelopakku
Bisik-Mu pun tinggal dalam relung hatiku
Bagai ruh yang hulul dalam tubuh jadi satu
Maha suci Dzat yang menyatakan nasut-nya
Dengan lahut-nya , yang cerlang seiring bersama
Lalu dalam mahluk-Nya pun tampak nyata
Bagai si peminum serta si pemakan tampak sosok-Nya
Hingga semua mahluk-Nya melihat-Nya
Bagai bertemunya dua kelopak mata
makrifat billahi

Tahukah kalian nama tanpa yang diberi nama Pernahkan kalian petik mawar dari m-w-r semata Kalian beri ia nama, carilah realitas yang diberi nama Jangan lihat bulan di air, carilah bulan di langit sana Andaikan dari nama dan huruf kalian ingin mengatasi Dari egoisme hendaklah kalian hindarkan diri Dari semua tabiat jiwa bersihkan diri kalian Wujud nurani kalian niscaya terlihat Memang Nabi dalam kalbu kalian niscaya tertampakkan Tanpa guru dan penuntun pun tidak diperlukan Dari Dualisme kutukar diri dan kulihat alam hanya satu Dari Yang Satu kucari, dengan Yang Satu kutahu Kepada Yang Satu kulihat, dan untuk Yang Satu kuseru Oleh Piala Cinta kumabuk dan alam pun fana sari pemahamanku Menikmati minuman dan berbincang dengan-Nya itulah kesibukanku
(JALALUDDIN AR-RUMI)
Read More >>

SYAIR SYUFISME"tunggal"

Monday

Bila kerinduan terhadap-Mu menguasai hati Sirnalah segala yang maujud
Tiada lagi yang dapat memberi kepuasan.
Read More >>

SYAIR SUFISME"nafsu"

Friday

Engkau ciptakan Firaun, Haman dan Qarun Mereka adalah sebesar-besar penderhaka terhadap-Mu Namun Engkau kurniakan dunia seluruhnya kepada mereka Itulah tandanya Dunia ini tidak melebihi sebelah sayap nyamuk pada sisi-Mu Tapi nafsu kami masih juga terliur Melihat keagungan Firaun, kepintaran Haman dan kekayaan Qarun Nafsu kami masih inginkan Sayap nyamuk yang sebelah itu. Nafsu sangat sabar menyembunyikan laparnya Sesekali ia menghantar isyarat Jika Engkau menjawab ia akan bangun Di kala itu Engkau akan tertawan. Nafsu umpama sebuah kenderaan Enjinnya ialah tamak Rodanya ialah dengki dan khianat Seteringnya ialah tipudaya Bila kenderaan ini berjalan Ia meninggalkan asap kotor di belakang Tetapi si pemandu asyik memandang ke hadapan Tidak pernah melihat pencemaran yang ditinggalkan. Nafsu adalah sebahagian daripada dirimu Ia boleh diam dan tidur tetapi tidak berputus asa Perlulah engkau sentiasa berwaspada.
Read More >>

SYAIR SUFISME"penyerahan"

Engkau berdiri dengan sendiri Engkau mutlak tiada yang lain mampu mempengaruhi-Mu. Engkau Maha Perkasa Engkau kembangkan payung keperkasaan-Mu melindungi yang lemah dan tidak berdaya

akulah yang lemah dan tidak berdaya itu di bawah paying keperkasaan-Mu daku bernaung Engkau sekali-kali tidak akan menolak para hamba yang menyerah diri kepada-Mu. Alangkah mudahnya bila segala sesuatu diserahkan kepada-Mu dan yakin Engkau menerimanya Engkau tidak pernah letih atau lalai tidak mengantuk tidak tidur tidak bosan menguruskan hal hamba- hamba-Mu. Wahai Pelindung diriku penyerahan adalah kelapangan penyerahan adalah kedamaian penyerahan adalah Kesejahteraan. Wahai Pelindung diriku penuhilah hatiku dengan yakin agar sekaliannya kembali kepada-Mu tanpa sebarang sisa pada diriku. Engkau gemar mendengar tutur-kata hamba-hamba-Mu Engkau tidak jemu mendengar daku membebel tiap ucapanku Engkau jawab dengan kelembutan-Mu wahai al-Latiff kami para hamba sangat Engkau manjai dengan kemaha-lembutan-Mu.
Read More >>

SYAIR SYUFI"penglihatan"

Daku menyaksikan Engkau jualah yang berbuat segala-galanya Engkau hadir dalam terang dan menyamar Sering daku terpedaya oleh penyamaran-Mu.
Daku panjatkan doa Angkatkan tabir hijab Agar daku sentiasa melihat-Mu Tatkala Engkau hadir dalam nyata atau menyamar Tetapkan penglihatanku kepada-Mu Ambillah pandangan majazi ini Kurniakan daku Cahaya Mu sebagai penglihatan Agar tidak ada yang daku pandang Melainkan Engkau jua yang kelihatan.
Read More >>

SYAIR SUFI"ujian"

Thursday

UJIAN

Ada yang mengatakan ujian adalah kesusahan
pada tubuh badan kesusahan pada jiwa
apa untungnya Allah menyusahkan jasad dan jiwa
bukankah ia tidak menambahkan keagungan dan kemuliaan-Nya
apalagi Dia Maha Mengasihani Maha Sopan-santun

Pandanglah ujian dengan hatimu
ujian adalah perbuatan Tuhanmu
bukan untuk menghancurkan
tetapi untuk meneguhkanmu
bila kamu memperolehi keteguhan baru
kamu menjadi pilihan bila sudah lulus dan dipilih
Dia bangga memperkenalkan kamu kepada makhluk-Nya
keteguhan kamu melintasi ujian
menjadi dalil pilihan-Nya
adalah tepat inilah keadilan-Nya.....

Ujian ditujukan kepada rohani
bukan kepada jasad atau jiwa
Tujuannya untuk mengukur tauhid
bukan sekedar untuk kesabaran.

Apakah nilai sabar tanpa tauhid
bukankah sabar juga bersama si kafir.
Ujian yang diterima dengan iman
Akan meneguhkan tauhid
menambahkan kekuatan pandangan hati
tidak berkelip memandang kepada Tuhan
sehingga kepedihan ujian menjadi kemanisan.
Ujian adalah pentas sandiwara
mempamerkan kebijaksanaan Tuan Pengarah
bila engkau diberi watak menderita
hingga berjaya membuat penonton menangis
ketahuilah engkau adalah pelaku penting
diasuh untuk menjadi bintang
bakal menerima ganjaran lumayan.

Apabila engkau menjadi pelakunya
apa bedanya watak gembira
dengan watak duka
CERITA di tangan Tuan Pengarah...
Read More >>
Prev Home
*

traffic

Kembali ke ATAS