nyanyian jiwa

Monday

Dalam kedalaman jiwa saya ada Sebuah lagu tanpa kata ,sebuah lagu yang hidup Dalam benih hatiku. Menolak untuk mencairkan dengan tinta pada Perkamen, itu menelan kasih sayangku Dalam jubah transparan dan mengalir, Tapi tidak pada bibirku.

Bagaimana saya bisa bernaafas? Aku mungkin takut Berbaur dengan urusan duniawi, Kepada siapakah aku harus menyanyikannya? Ini berdiam Di rumah jiwa saya, dalam ketakutan terdengar telinga.

Ketika saya melihat ke dalam mata batin saya Aku melihat bayangan bayangannya Ketika aku menyentuh ujung jariku Aku merasakan getaran nya. Perbuatan tanganku memperhatikannya sebagai danau,harus mencerminkan kehadiran Bintang-bintang berkilauan.

saya menangis Mengungkapkan itu, obat tetes embun cerah Mengungkapkan rahasia mawar layu. Ini adalah sebuah lagu disusun oleh kontemplasi, Dan diterbitkan oleh keheningan, Dan dijauhi oleh keributan, Dan dilipat oleh kebenaran, Dan diulang oleh mimpi, Dan dipahami oleh cinta, Dan disembunyikan oleh kebangkitan, Dan dinyanyikan oleh jiwa. Ini adalah lagu cinta, Apa Kain atau Esau dapat menyanyikannya? Hal ini lebih wangi dari bunga melati, Suara apa yang bisa memperbudak itu? Hal ini adalah tulang hati, sebagai rahasia sang perawan; Apa string yang bisa bergetar itu? Siapa yang berani menyatukan gemuruh laut Dan nyanyian burung bulbul? Siapa yang berani membandingkan jeritan prahara Untuk desahan bayi? Siapa yang berani berbicara keras-keras kata-kata Ditujukan jantung untuk berbicara? Apa berani manusia bernyanyi dalam suara Lagu Tuhan?
Comments
0 Comments

0 comments:




(HAPPY BLOGGING)

Next Prev Home
*

traffic

Kembali ke ATAS